Desa Prapat Tunggal, Setelah 100 hari memulai tugasnya sebagai Penjabat Kepala Desa Prapat Tunggal, Bapak Muhammad Dodi Islami,S.STP.M.Si telah berhasil mencapai berbagai pencapaian penting dalam memajukan desa Prapat Tunggal ini dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam 100 hari kinerja, Bapak Pj Kades yang kerap dipanggil Dodi ini fokus pada pengembangan untuk kesejahteraan masyarkaat desa.
Dalam pernyataan resminya, Bapak Muhammad Dodi Islami,S.STP.M.Si mengungkapkan kegembiraannya atas kemajuan yang ia capai selama 100 hari kinerja. Ia menyampaikan, "Saya berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa dari seluruh masyarakat Desa Prapat Tunggal. Kita telah banyak merealisasikan berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan desa kita bersama. Namun, perjalanan kita masih panjang dan kita harus terus bekerja keras untuk mencapai tujuan kita. Saya berharap semangat gotong royong dan kebersamaan ini tetap terjaga agar Desa Prapat Tunggal semakin maju dan sejahtera."
Beberapa keberhasilan yang telah dicatat dalam 100 kinerja Kepala Desa meliputi:
1. Pembentukkan Rumah Tahfis: Setelah adanya kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat, Bapak PJ Kades berhasil memfasilitasi pendirian Rumah Tahfis di desa ini.yang sebelunya belum pernah ada, Rumah Tahfis ini akan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mempelajari dan menghafal Al-Quran secara optimal.
2. Mengaktifkan kembali LAMR,Setelah 2 tahun tidak aktif, Bapak Pj.kades mampu menghidupkan kembali Lembaga Adat Masyarakat Desa (LAMR). Dengan menggerakkan dan memotivasi masyarakat, LAMR kembali berfungsi dalam memelihara dan menjaga nilai-nilai adat dan tradisi di Desa Prapat Tunggal.
3. Aktivitas PKK kembali berjalan: Bapak Pj.kades juga berhasil mendorong kegiatan dan program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang sebelumnya tidak aktif. Keberhasilan ini memberikan kesempatan bagi ibu-ibu di desa untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
4. Kerjasama dengan PAUD terwujud: Bapak Pj.Kades berhasil mencapai kesepakatan kerjasama dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang sebelumnya enggan berkerjasama. Hal ini membuka peluang bagi anak-anak di desa ini untuk mendapatkan pendidikan sejak usia dini dengan program-program yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
5. Pengaktifan kembali Linmas: Setelah menghadapi masa ketidakaktifan yang panjang, Bapak Pj Kades berhasil mengaktifkan kembali perlindungan masyarakat (Linmas). Keberadaan Linmas yang aktif memberikan jaminan keamanan dan ketertiban di desa ini.
6. Peningkatan honor Linmas Awalnya RP.800.000 menjadi RP.900.000 dan honor Ketua Linmas sebesar RP. 1.000.000.
7. Peningkatan honor/operional RT/RW awalnya Rp.700.000 menjadi Rp.800.000
kegiatan gotong royong bersama pemerintah desa. Melalui sinerg antara pemerintah desa dan masyarakat, berbagai kegiatan gotong royong seperti membersihkan lingkungan, perbaikan infrastruktur, dan kegiatan sosial lainnya diadakan secara rutin. Kegiatan gotong royong ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik desa tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di antara masyarakat.
kegiatan Jumat Berkah dan Maemberi kepada masyarakat yang sakit telah menjadi moment penting untuk mengunjungi dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian khusus. Kegiatan ini mencermin nilai-nilai kepedulian sosial dan saling membantu di antara warga desa.
Semangat pembangunan desa yang ditunjukkan oleh Bapak Muhammad Dodi Islami,S.STP.M.Si di 100 hari kinerjanya telah memberikan dampak yang positif bagi masyarakata Prapat Tunggal. Harapannya, upaya ini dapat terus berlanjut sehingga desa ini menjadi tempat yang lebih baik untuk tinggal dan berkembang.