Momentum Perubahan Positif 100 Hari Kinerja Pj.Kepala Desa Prapat Tunggal


Desa Prapat Tunggal Bengkalis, 03 Dec 2023 04:55:09


     Desa Prapat Tunggal,  Setelah 100 hari memulai tugasnya sebagai Penjabat Kepala Desa Prapat Tunggal, Bapak Muhammad Dodi Islami,S.STP.M.Si telah berhasil mencapai berbagai pencapaian penting dalam memajukan desa Prapat Tunggal ini dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam 100 hari kinerja, Bapak Pj Kades yang kerap dipanggil Dodi ini fokus pada pengembangan untuk kesejahteraan masyarkaat desa.

    Dalam pernyataan resminya, Bapak Muhammad Dodi Islami,S.STP.M.Si mengungkapkan kegembiraannya atas kemajuan yang ia capai selama 100 hari kinerja. Ia menyampaikan, "Saya berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa dari seluruh masyarakat Desa Prapat Tunggal. Kita telah banyak merealisasikan berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan desa kita bersama. Namun, perjalanan kita masih panjang dan kita harus terus bekerja keras untuk mencapai tujuan kita. Saya berharap semangat gotong royong dan kebersamaan ini tetap terjaga agar Desa Prapat Tunggal semakin maju dan sejahtera."

Beberapa keberhasilan yang telah dicatat dalam 100 kinerja Kepala Desa meliputi:

 

1. Pembentukkan Rumah Tahfis: Setelah adanya kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat, Bapak PJ Kades berhasil memfasilitasi pendirian Rumah Tahfis di desa ini.yang sebelunya belum pernah ada, Rumah Tahfis ini akan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mempelajari dan menghafal Al-Quran secara optimal.

2. Mengaktifkan kembali LAMR,Setelah 2 tahun tidak aktif, Bapak Pj.kades mampu menghidupkan kembali Lembaga Adat Masyarakat Desa (LAMR). Dengan menggerakkan dan memotivasi masyarakat, LAMR kembali berfungsi dalam memelihara dan menjaga nilai-nilai adat dan tradisi di Desa Prapat Tunggal.

3. Aktivitas PKK kembali berjalan: Bapak Pj.kades juga berhasil mendorong kegiatan dan program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang sebelumnya tidak aktif. Keberhasilan ini memberikan kesempatan bagi ibu-ibu di desa untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

4. Kerjasama dengan PAUD terwujud: Bapak Pj.Kades berhasil mencapai kesepakatan kerjasama dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang sebelumnya enggan berkerjasama. Hal ini membuka peluang bagi anak-anak di desa ini untuk mendapatkan pendidikan sejak usia dini dengan program-program yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

5. Pengaktifan kembali Linmas: Setelah menghadapi masa ketidakaktifan yang panjang, Bapak Pj Kades berhasil mengaktifkan kembali perlindungan masyarakat (Linmas). Keberadaan Linmas yang aktif memberikan jaminan keamanan dan ketertiban di desa ini.

6. Peningkatan honor Linmas Awalnya RP.800.000 menjadi RP.900.000 dan honor Ketua Linmas sebesar RP. 1.000.000.

7. Peningkatan honor/operional RT/RW awalnya Rp.700.000 menjadi Rp.800.000

  1. Peningkatan Posyandu &  bemberian PMT  Awalnya, Posyandu kurang mendapat perhatian, namun sekarang mendapat perhatian lebih dan operasionalnya telah ditingkatkan.
  2. Rehabilitasi Rumah  Sebelumnya, proyek rehabilitasi 17 unit rumah mengalami kendala, namun sekarang telah diselesaikan dengan sukses.
  3. Kelompok Kompang Awalnya tidak ada kelompok kompang di desa, tetapi sekarang sudah ada dan berfungsi aktif.
  4. Fasilitas Rapat RT/RW  Sebelumnya, dalam setiap rapat RT/RW tidak pernah disediakan kopi/teh, namun sekarang fasilitas tersebut sudah tersedia.
  5. Ketahanan Pangan: Awalnya terhambat, namun sekarang sudah mampu berjalan sesuai dengan regulasi dan tahapan yang diatur.
  6. Penerangan Jalan Umum (PJU): Selama Tiga tahun permohonan untuk penerangan jalan umum di Dusun Rimba Baru tidak terealisasi dan sekarang sudah terealisasi.
  7. Pengembangan PAUD Ada upaya pengembangan belajar untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
  8. Pengembangan Literasi Perpustakaan Desa Bapak Pj Kades memahami pentingnya literasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa. Oleh karena itu, ia memperluas koleksi buku dan sumber daya di pustaka desa serta mengatur kegiatan yang mendorong minat baca dan pembelajaran di kalangan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.
  9. Gotong Royong dengan Pemerintah Desa

kegiatan gotong royong bersama pemerintah desa. Melalui sinerg antara pemerintah desa dan masyarakat, berbagai kegiatan gotong royong seperti membersihkan lingkungan, perbaikan infrastruktur, dan kegiatan sosial lainnya diadakan secara rutin. Kegiatan gotong royong ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik desa tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di antara masyarakat.

  1. Senam Kamis: Sebuah program rutin senam yang sebelumnya tidak ada, kini diadakan setiap hari Kamis.
  2. Jumat Berkah dan Berbagi:

kegiatan Jumat Berkah dan Maemberi kepada masyarakat yang sakit telah menjadi moment penting untuk mengunjungi dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian khusus. Kegiatan ini mencermin nilai-nilai kepedulian sosial dan saling membantu di antara warga desa.

 

      Semangat pembangunan desa yang ditunjukkan oleh Bapak Muhammad Dodi Islami,S.STP.M.Si di 100 hari kinerjanya telah memberikan dampak yang positif bagi masyarakata Prapat Tunggal. Harapannya, upaya ini dapat terus berlanjut sehingga desa ini menjadi tempat yang lebih baik untuk tinggal dan berkembang.

 

 

 


Bagikan postingan ini